MTM NETWORK — Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi momentum krusial bagi JAECOO untuk memamerkan otot teknologinya. Tepat satu tahun setelah menapakkan kaki di aspal Indonesia, brand yang memposisikan diri sebagai spesialis SUV premium ini berhasil membuktikan bahwa elektrifikasi bukan sekadar soal baterai, melainkan efisiensi mekanis yang presisi melalui Super Hybrid System (SHS).
Eksistensi JAECOO di pasar otomotif nasional kini tak lagi dipandang sebelah mata. Melalui line-up tangguh seperti J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS, mereka menawarkan solusi bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara khas mobil listrik namun tetap memiliki fleksibilitas mesin pembakaran internal untuk perjalanan jarak jauh.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, dalam ajang IIMS 2026 mengungkapkan bahwa penerimaan positif ini berakar pada relevansi teknologi yang mereka tawarkan terhadap kondisi geografis dan infrastruktur di Indonesia.
“Pencapaian dan perjalanan JAECOO di Indonesia sungguh melampaui ekspektasi kami. Dari pengenalan teknologi SHS di model J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS hingga antusiasme yang luar biasa terhadap J5 EV, terlihat jelas bahwa konsumen Indonesia mendambakan kendaraan segmen SUV yang efisien tanpa mengorbankan performa. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap inovasi elektrifikasi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas nyata,” ujar Jim Ma.

Secara teknis, teknologi SHS milik JAECOO dirancang dengan arsitektur cerdas yang mampu mengintegrasikan power delivery dari motor listrik dan mesin bensin secara halus (seamless). Karakteristik ini teruji nyata saat JAECOO J8 SHS ARDIS menyabet Rekor MURI sebagai mobil Plug-in Hybrid (PHEV) dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia, yakni mencapai 1.660 km dalam sekali pengisian penuh daya dan bahan bakar. Uji ketahanan yang dilakukan pada September 2025 tersebut melintasi berbagai elevasi dan tipe jalanan, membuktikan bahwa sistem manajemen energinya sangat optimal.
Ketangguhan drivetrain JAECOO juga divalidasi di lintasan off-road. Menjadi Zero Car dalam ajang Indonesia Rally Raid Adventure (IRRA), J8 SHS ARDIS menunjukkan bahwa sistem elektrifikasi mereka mampu menahan beban kerja ekstrem tanpa gejala overheat atau penurunan performa secara drastis. Bagi para antusias otomotif, ini adalah bukti bahwa SUV hybrid tidak hanya soal irit, tapi juga soal durabilitas.
Di sektor Battery Electric Vehicle (BEV), gebrakan datang dari J5 EV. Angka penjualannya cukup mengejutkan industri: mengantongi lebih dari 2.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua hari peluncuran, dengan total pesanan menembus 12.000 unit hingga akhir Januari 2026. Respon masif ini diantisipasi JAECOO dengan pengiriman lebih dari 3.000 unit ke tangan konsumen di bulan yang sama, sembari terus memacu kapasitas produksi lokal.
Keberhasilan produk tentu harus dibarengi dengan kesiapan layanan purna jual. Dalam setahun, JAECOO telah mengoperasikan 25 diler berstandar global di kota-kota besar mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Balikpapan dan Makassar. Target ambisius 80 diler di akhir 2026 menunjukkan komitmen jangka panjang mereka untuk menjaga resale value dan kepuasan pelanggan.
Di Hall B3 JIExpo Kemayoran, pengunjung IIMS 2026 dapat melihat langsung jajaran SUV ini, termasuk edisi khusus J8 SHS-P ARDIS IRRA edition. JAECOO juga membuka dialog melalui program “J5 EV Co-Creation”, memberikan kesempatan bagi para pemilik dan calon pembeli untuk memberikan masukan teknis mengenai pengembangan fitur kendaraan di masa depan. Langkah ini menegaskan bahwa JAECOO bukan sekadar menjual unit, tapi sedang membangun komunitas SUV premium yang adaptif terhadap teknologi masa depan.
