MTM Network
Breaking NewsNasional

Luis von Ahn Ungkap Alasan Duolingo Serius Garap Pasar Indonesia

Foto Dok. Duolingo

Jakarta, MTMNetwork.id – Indonesia menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian Duolingo seiring pertumbuhan pengguna aktif harian yang masuk dalam lima tercepat di dunia. Tingginya motivasi masyarakat untuk belajar secara mandiri menjadi salah satu faktor yang membuat perusahaan melihat peluang besar di Indonesia.

CEO sekaligus salah satu pendiri Duolingo, Luis von Ahn, menyampaikan hal tersebut ketika berbincang dengan kreator Indonesia Raditya Dika di kantor Duolingo, New York City.

“Kami melihat potensi yang sangat besar di pasar Indonesia,” ujar von Ahn. Ia menyebut Duolingo memiliki peluang untuk membantu masyarakat Indonesia mempelajari berbagai bahasa, mulai dari Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, hingga bahasa lainnya.

Bagi von Ahn, perkembangan pengguna di Indonesia juga berkaitan dengan misi Duolingo untuk memperluas akses pendidikan. Ia tumbuh di Guatemala dan melihat secara langsung bagaimana kondisi finansial keluarga dapat memengaruhi kesempatan seseorang memperoleh pendidikan yang baik.

“Saya ingin melakukan sesuatu yang dapat memberikan kesempatan yang setara bagi semua orang untuk mendapatkan pendidikan,” kata von Ahn dalam perbincangannya dengan Raditya.

Misi tersebut kemudian diwujudkan Duolingo melalui platform pembelajaran yang memungkinkan masyarakat belajar bahasa secara mandiri. Menurut von Ahn, keterbatasan finansial semestinya tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan kesempatan belajar.

Di Indonesia, motivasi belajar yang berkaitan dengan pendidikan juga terlihat kuat. Data Duolingo mencatat pembelajar Indonesia 37 persen lebih mungkin belajar bahasa untuk mendukung pendidikan dibandingkan rata-rata global.

Selain itu, pengguna Indonesia 41 persen lebih mungkin mengatakan bahwa mereka belajar untuk mengisi waktu secara produktif. Kondisi ini menjadi gambaran mengenai tingginya dorongan pembelajar Indonesia untuk menggunakan waktu mereka dalam aktivitas pengembangan diri.

Bahasa Inggris masih menjadi bahasa yang paling banyak dipelajari. Namun, bahasa Jepang dan Mandarin juga masuk dalam tiga besar. Bahkan, proporsi pengguna aktif harian yang mempelajari Mandarin hampir tiga kali lipat sejak 2023.

Pengguna Indonesia juga menunjukkan kecenderungan mempelajari beberapa bahasa sekaligus. Mereka 4,15 kali lebih mungkin mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin secara bersamaan dibandingkan rata-rata global.

Tidak hanya melalui materi pembelajaran, Duolingo juga terus mengembangkan teknologi untuk membantu pengguna berlatih secara lebih praktis. Salah satunya melalui latihan percakapan berbasis AI yang memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mempraktikkan kemampuan berbicara.

Pendekatan tersebut memungkinkan pembelajar berlatih tanpa terlalu khawatir melakukan kesalahan di hadapan orang lain. Dengan demikian, pengguna dapat membangun keberanian untuk menggunakan bahasa yang sedang mereka pelajari dalam percakapan.

Saat ini, sembilan kursus bahasa paling populer di Duolingo telah tersedia hingga tingkat B2. Kehadiran materi hingga tingkat tersebut memberikan pilihan bagi pembelajar yang ingin melanjutkan kemampuan mereka ke level yang lebih tinggi.

Dalam kunjungannya, von Ahn juga mendapatkan pengalaman yang lebih dekat dengan Indonesia. Ia mencicipi sejumlah camilan khas Indonesia, mengenakan kemeja batik pemberian Raditya Dika, serta berlatih memperkenalkan diri dan mengucapkan terima kasih dalam bahasa Indonesia.

Setelah sebelumnya pernah berkunjung ke Bali, von Ahn mengungkapkan keinginannya untuk menjelajahi wilayah lain di Indonesia. Momen tersebut sekaligus memperlihatkan kedekatan Duolingo dengan pasar Indonesia yang terus berkembang melalui semangat belajar masyarakatnya. san

Related posts

(ATR/BPN) Ambil Langkah Proaktif Dengan Memperkuat Kerja Sama Lintas Sektor

cms

“Pilih Kalian Lagi” Jadi Surat Cinta Naura Ayu untuk Kedua Orang Tuanya

cms

BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur Berikan Piagam Penghargaan Kepada Dua Badan Usaha Mitra

cms

Leave a Comment

Baca Berita Bahasa Negara Lainnya »