MTM Network
Breaking NewsNasional

Polres Metro Tangerang Kota Kedepankan Pendekatan Humanis untuk Dampingi Pelajar

foto dok. polrestro tangerang kota

Kota Tangerang, MTMNetwork.id – Polres Metro Tangerang Kota mengedepankan pendekatan humanis dalam mencegah pelajar terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan mereka. Salah satu langkah yang diperkuat yakni program Polisi Sahabat Pelajar melalui penugasan anggota Bhabinkamtibmas sebagai “Bapak Asuh”.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Sianipar meminta para Bapak Asuh membangun kedekatan dengan pelajar melalui komunikasi langsung di lingkungan sekolah.

Arahan tersebut disampaikan Herbin kepada jajaran Satbinmas dan para Bapak Asuh di Ruang Serbaguna Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (7/10/2026).

Herbin mengingatkan agar personel tidak hanya mengandalkan data administrasi ketika melakukan pemantauan. Kehadiran langsung di sekolah dinilai penting untuk mengetahui kondisi para pelajar.

“Pastikan rekan-rekan selalu hadir di kelas dan melakukan pengecekan langsung terhadap absensi siswa. Jangan hanya melihat data, tetapi cek betul keberadaan dan kondisi adik-adik pelajar,” ujar Herbin.

Dalam pelaksanaannya, program Bapak Asuh dibagi menjadi Zona Merah dan Zona Hijau. Sebanyak 64 personel ditugaskan untuk wilayah Zona Merah, sedangkan 44 personel lainnya menjadi Bapak Asuh di Zona Hijau.

Khusus di wilayah Zona Merah, Herbin meminta personel membentuk grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi. Dengan begitu, informasi mengenai kondisi pelajar maupun lingkungan sekolah dapat disampaikan secara lebih cepat.

Meski melakukan pemantauan, kepolisian menegaskan bahwa program tersebut bukan ditujukan untuk menghilangkan hak pelajar dalam menyampaikan pendapat. Justru, polisi memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak tersebut dapat dijalankan sesuai aturan.

“Adik-adik pelajar juga mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tugas kita sebagai polisi adalah mengawal dan melayani mereka dalam menyampaikan pendapat, tentunya dengan memperhatikan batas usia dan ketentuan yang berlaku,” kata Herbin.

Pendekatan tersebut menjadi penting terutama ketika terdapat potensi aksi massa yang melibatkan pelajar. Kepolisian berharap langkah pencegahan dapat dilakukan lebih awal sehingga para pelajar tidak berada dalam situasi yang berisiko terhadap keselamatan mereka.

Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan kepolisian, belum ditemukan adanya pelajar dari wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota yang mengikuti aksi massa di Jakarta.

Herbin juga meminta seluruh jajaran menjalankan program Polisi Sahabat Pelajar secara konsisten. Polisi diharapkan dapat menjadi pihak yang mudah ditemui dan diajak berkomunikasi ketika pelajar menghadapi persoalan.

Dengan pola pendekatan tersebut, keberadaan Bhabinkamtibmas di sekolah diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping yang membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan kondusif bagi pelajar. san

Related posts

TAZA IMPACT Kurangi Ribuan Sampah Plastik Kurban, Dorong Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan

cms

Shopee Dorong Tren Ngemil Kreatif di Rumah, Dari Dessert Viral hingga Snack Sehat Jadi Favorit Gen Z

cms

Ibu-ibu PKK Ciracas Dukung Operasi Pekat Jaya 2026, Tegaskan Penolakan Premanisme dan Miras

redaksi Mtm

Leave a Comment

Pilih Bahasa Artikel