Jakarta Timur, MTM Network — Dukungan terhadap upaya Polri dalam memberantas penyakit masyarakat terus menguat. Kali ini datang dari Ibu-ibu PKK RW 08 Kelurahan Ciracas yang secara terbuka menyatakan penolakan terhadap aksi premanisme, peredaran minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam kegiatan penyuluhan yang digelar Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya di Masjid Al Itihad, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (06/02/2026).
Kasibinpenakta Subdit Bintibsos Ditbinmas Polda Metro Jaya, Kompol Susanto, menekankan pentingnya peran ibu-ibu PKK sebagai benteng awal pencegahan kenakalan remaja di lingkungan keluarga.
“Ibu-ibu PKK merupakan garda terdepan dalam pengawasan anak di rumah. Melalui keteladanan, komunikasi yang baik, serta pengawasan terhadap pergaulan dan media sosial, kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini,” ujar Kompol Susanto.
Menurutnya, kegiatan penyuluhan tersebut juga menjadi bagian dari sosialisasi Program Kapolda Metro Jaya Jaga Jakarta untuk Indonesia sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026 menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Operasi Pekat Jaya membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Ibu-ibu PKK Kelurahan Ciracas menegaskan komitmen organisasinya untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga lingkungan tetap aman.
“Kami organisasi wanita Kelurahan Ciracas menolak aksi premanisme, tawuran, miras dan obat-obatan terlarang serta mendukung Polri dalam Operasi Pekat Jaya 2026,” tegasnya.
Kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung aman dan kondusif dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat setempat. (AS/AA)
