Bekasi, MTM Network — Menjelang perayaan Idul adha, pelaku usaha hewan kurban mulai menghadirkan berbagai layanan guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat Islam. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Muda PAM yang membuka penjualan kambing dan sapi di kawasan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan.
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari Zaki Mirza yang didampingi Daus Mini dan Bang Opik. Ketiganya mengunjungi lokasi kandang pada Rabu (22/4/2026) untuk meninjau langsung kondisi hewan kurban yang akan dipasarkan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki Mirza menyampaikan bahwa inisiatif penyediaan hewan kurban ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat yang kerap mengalami kesulitan mendapatkan hewan yang sehat, terawat, dan memenuhi ketentuan agama.
“Pemilihan hewan dilakukan secara selektif dengan melibatkan tenaga berpengalaman yang memahami standar kelayakan, mulai dari kondisi fisik hingga usia hewan,” ujarnya kepada awak media.
Selain penjualan langsung, Bandar Muda PAM juga menawarkan program tabungan kurban. Skema ini memungkinkan masyarakat menyisihkan dana secara bertahap dalam kurun waktu sekitar 10 bulan sebelum menentukan pilihan hewan sesuai kemampuan anggaran.

Dari sisi jenis, kambing yang tersedia cukup beragam, termasuk kambing unggulan seperti Senduro asal Lumajang. Perbedaan harga, menurut pihak pengelola, lebih dipengaruhi oleh tampilan fisik dan postur hewan, sementara kualitas daging relatif serupa. Pengecualian terdapat pada jenis tertentu seperti kambing Boer yang dikenal sebagai tipe pedaging dengan karakter daging lebih padat. Ferdy, salah satu pengelola, menjelaskan bahwa perawatan hewan dilakukan secara rutin melalui pemberian pakan berupa rumput, ampas kedelai, serta tambahan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. “Kriteria hewan kurban juga diperhatikan, termasuk usia minimal dan kondisi kesehatan yang layak,” jelasnya.
Seiring perkembangan teknologi, proses pembelian hewan kurban kini dapat dilakukan secara daring. Calon pembeli dapat memilih hewan melalui foto maupun video call. Bahkan, proses penyembelihan dapat disaksikan secara langsung melalui sambungan video bagi pembeli yang tidak dapat hadir di lokasi.
Selain itu, inovasi juga dilakukan melalui pengolahan daging kurban menjadi produk seperti kornet dalam kemasan kaleng. Metode ini dinilai mampu memperpanjang masa simpan serta memperluas distribusi ke berbagai wilayah.

Menutup pernyataannya, Zaki Mirza memastikan layanan pengantaran hewan kurban tersedia bagi masyarakat di wilayah Jabodetabek. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap selektif dalam memilih hewan kurban dengan mengutamakan aspek kesehatan dan kesesuaian syariat (red)

