Entertainment & Lifestyle

Tetap Bernyanyi di Tengah Perubahan Zaman, Penyanyi Senior Ini Rindu Panggung Namun Lebih Selektif

Tetap Bernyanyi di Tengah Perubahan Zaman, Penyanyi Senior Nourma Yunita Ini Rindu Panggung Namun Lebih Selektif

Mtm Network, Jakarta — Seiring berjalannya waktu, dinamika dunia musik terus berubah. Hal itu turut dirasakan oleh seorang penyanyi senior Nourma Yunita yang kini lebih menikmati aktivitas bernyanyi secara santai, meski kerinduan akan panggung tetap ada.

Ia mengaku, saat ini aktivitas manggung tidak sepadat dulu. Jika di masa kejayaannya ia bisa tampil hampir setiap hari bahkan dua kali dalam sehari, kini jadwal tersebut jauh lebih longgar.

“Sekarang paling sebulan dua sampai tiga kali. Nggak seperti dulu yang padat banget,” ujarnya saat ditemui di acara halal bihalal bersama artis senior Anwar Fuady

Meski demikian, ia tetap menjaga kualitas vokal dan stamina dengan rutin berolahraga. Setidaknya tiga kali dalam seminggu ia meluangkan waktu untuk berjalan pagi selama satu jam, ditambah latihan aerobik ringan.

“Kalau sekarang nggak bisa yang terlalu high impact, jadi yang ringan saja supaya tetap stabil,” katanya.

Belum Ada Karya Baru, Masih Nikmati Momen

Terkait karya terbaru, ia mengaku belum memiliki rencana untuk merilis single maupun album baru. Saat ini, ia masih membawakan lagu-lagu lama yang telah dikenal publik.

“Belum ada rencana bikin single atau album baru. Jadi masih nyanyiin karya lama,” ungkapnya.

Namun demikian, keinginan untuk kembali berkarya tetap ada. Ia bahkan membuka peluang untuk melakukan recycle lagu atau menyesuaikan dengan tren musik saat ini, meski belum benar-benar direalisasikan.

“Kepengen sih ada, tapi belum berangkat ke sana,” tambahnya.

Tantangan di Era Digital dan AI

Ia juga menyoroti perubahan besar di industri musik, terutama dengan hadirnya teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) yang membuat proses produksi musik menjadi lebih mudah.

“Sekarang semuanya lebih digital, bahkan banyak dibantu AI. Dulu kita rekaman bareng, kalau salah harus ulang dari awal, capek banget,” kenangnya.

Namun, di balik kemudahan tersebut, ia mengaku mengalami kendala dalam hal pemasaran digital dan jaringan industri yang kini berbeda dengan era sebelumnya.

“Sekarang kita nggak tahu harus ke mana untuk digital marketing. Harus ada tim yang memang ngerti,” jelasnya.

Aktif di Komunitas dan YouTube

Di luar aktivitas bernyanyi, ia tetap aktif bersosialisasi dengan komunitas dan rekan-rekan seangkatannya. Mereka kerap mengadakan pertemuan santai tanpa harus terikat agenda formal.

Selain itu, ia juga aktif mengelola kanal YouTube pribadinya yang berisi wawancara dengan sesama musisi dan penyanyi senior.

“Di channel aku banyak ngobrol sama teman-teman seangkatan, legend-legend. Itu seru banget,” katanya.

Rindu Panggung, Tapi Lebih Personal

Meski rindu tampil di panggung besar, ia kini lebih menikmati konsep pertunjukan yang lebih intim dan santai, seperti acara privat atau gathering komunitas.

“Kalau kangen show ya kangen, tapi sekarang lebih ke acara yang santai, close and personal,” ujarnya.

Ia pun melihat tren konser nostalgia yang mulai kembali diminati, menghadirkan penyanyi-penyanyi era lama yang membangkitkan kenangan masa lalu. (red)

Related posts

Gandeng Sang Istri, Marcell Siahaan Ajak dan Rima Melati Adams Bernostalgia Lewat Tembang “Mulanya Disini”

cms

Klarifikasi Pesulap Merah Pernah Menjalani Poligami

cms

Rilis di Hari Valentine, Cloudy Tawarkan Interpretasi Personal Lewat “Arti Cinta”

redaksi Mtm

Leave a Comment