MTM Network
Breaking News

Lebaran Cisadane 2026 Angkut 12,7 Ton Sampah, Kolaborasi Pelestarian Sungai Kian Diperkuat

foto dok. diskominfo kota tng

Kota Tangerang, MTM Network – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Tangerang diwujudkan melalui aksi nyata pelestarian lingkungan lewat kegiatan Lebaran Cisadane 2026. Kegiatan yang mengusung tema Lestarikan Bersama Sumber Kehidupan tersebut berhasil mengangkat sebanyak 12,7 ton sampah dari aliran Sungai Cisadane.

Aksi bersih sungai yang berlangsung di sepanjang kawasan Kampung Bekelir hingga Hutan Kota Tangerang itu digelar oleh Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) bersama Pemerintah Kota Tangerang serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam menjaga salah satu sumber kehidupan terpenting bagi warga Tangerang dan sekitarnya.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini aktif menjaga kelestarian Sungai Cisadane.

“Melalui Lebaran Cisadane, kita diingatkan bahwa menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya. Sungai Cisadane merupakan sumber kehidupan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Maryono.

Menurutnya, keberadaan Sungai Cisadane memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat, mulai dari fungsi ekologis, sosial, hingga ekonomi. Karena itu, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Di lokasi yang sama, Founder Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci), Ade Yunus, menjelaskan bahwa sampah yang berhasil diangkat masih didominasi sampah domestik seperti plastik sekali pakai, kantong kresek, styrofoam, dan berbagai limbah rumah tangga lainnya.

Ia menilai persoalan sampah tidak cukup diselesaikan melalui kegiatan pembersihan sungai semata, melainkan harus dibarengi dengan edukasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan Sungai Cisadane sebagai tempat pembuangan sampah. Pelestarian sungai harus dilakukan bersama-sama melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media dan masyarakat,” kata Ade Yunus.

Selain aksi bersih sungai, rangkaian Lebaran Cisadane 2026 juga diisi dengan pemberian Cisadane Award 2026 kepada sejumlah pihak yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pelestarian Sungai Cisadane. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak gerakan lingkungan yang melibatkan masyarakat luas.

Keberhasilan mengangkat 12,7 ton sampah dari Sungai Cisadane menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan masih membutuhkan perhatian serius. Namun di sisi lain, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat dapat menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan bagi generasi sekarang dan masa depan. san

Related posts

Hadroh Brimob Warnai Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya

redaksi Mtm

Serahkan 16 Truk Bantuan, Kapolri dan Titiek Soeharto Kunjungi Pengungsi di Pinangsori

redaksi Mtm

Komitmen Polri Berantas Judi Online

cms

Leave a Comment