MTM Network
Breaking News

Setia dengan Racikan Klasik, Jabat Kopi Jadi Rumah Favorit Penikmat Kopi di Kota Tangerang

foto dok. diskominfo kota tng

Kota Tangerang, MTM Network – Di tengah maraknya kedai kopi yang berlomba menghadirkan minuman kekinian, Jabat Kopi di Kota Tangerang justru memilih tetap mempertahankan identitasnya sebagai spesialis kopi klasik. Keputusan tersebut terbukti menjadi daya tarik tersendiri yang membuat kedai ini terus memiliki pelanggan setia sejak pertama kali berdiri pada 2015.

Berlokasi di Jabat Kopi, kedai ini menawarkan suasana santai dengan konsep semi outdoor yang luas. Bangunan bekas gudang yang disulap menjadi ruang nongkrong modern memberikan nuansa unik yang berbeda dari kebanyakan coffee shop masa kini.

Selain menjadi tempat menikmati kopi, Jabat Kopi juga berkembang menjadi ruang berkumpul bagi berbagai komunitas, seniman, hingga keluarga yang mencari suasana hangat di tengah hiruk-pikuk perkotaan. Konsep sederhana namun nyaman menjadi salah satu alasan banyak pengunjung betah menghabiskan waktu di lokasi tersebut.

Barista Jabat Kopi, Agung Purwanto, menjelaskan bahwa perjalanan usaha ini dimulai dari gerobak kopi sederhana di kawasan Pasar Lama Kota Tangerang. Setelah melewati berbagai tantangan, termasuk masa pandemi, Jabat Kopi akhirnya menempati lokasi saat ini sejak tahun 2022.

“Jabat Kopi berdiri sejak 2015. Awalnya masih gerobakan di Pasar Lama, lalu setelah pandemi kami pindah ke sini dan sampai sekarang tetap bertahan,” ujar Agung.

Sebagai kedai yang mengusung konsep kopi klasik, Jabat Kopi menghadirkan berbagai pilihan black coffee maupun white coffee dengan biji kopi yang diroasting sendiri. Menu seperti kopi tubruk, manual brew, americano, cappuccino hingga cafe latte tetap menjadi andalan yang banyak dicari pelanggan.

Menurut Agung, di tengah tren minuman modern yang terus berkembang, minat masyarakat terhadap kopi klasik ternyata masih sangat tinggi. Karena itu, Jabat Kopi memilih tetap mempertahankan karakter utamanya dibanding mengikuti seluruh tren yang datang silih berganti.

“Kami memang fokus di kopi klasik. Manual brew, americano, cappuccino, sampai cafĂ© latte tetap kami pertahankan karena masih banyak pelanggan yang mencarinya,” jelasnya.

Selain menu kopi andalan seperti Kopi Susu Jabat, kedai ini juga menghadirkan inovasi melalui minuman Sally Cinnamon yang memadukan kopi susu dengan aroma kayu manis. Racikan tersebut menjadi salah satu menu favorit baru yang banyak dipesan pelanggan karena menawarkan sensasi rasa yang unik dan berbeda.

Tak hanya menawarkan beragam pilihan kopi, Jabat Kopi juga menyediakan aneka makanan ringan hingga menu berat seperti kentang goreng, cireng, dan bakmi dengan harga yang ramah di kantong mulai dari Rp20 ribuan. Dengan kapasitas yang mampu menampung ratusan pengunjung serta sering menjadi lokasi gathering komunitas, pameran seni, hingga pertunjukan musik, Jabat Kopi kini tidak sekadar menjadi tempat minum kopi, tetapi juga ruang kreatif yang tumbuh bersama masyarakat Kota Tangerang. san

Related posts

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan pesta narkoba yang melibatkan tujuh orang pemuda

cms

Tanam Jagung Serentak Kuartal I, Kapolri Dorong Percepatan Swasembada Pangan

redaksi Mtm

DPP PBB Ajukan Gugatan ke PN Jakarta Selatan, Sengketakan Hasil Rapat Internal Partai

cms

Leave a Comment