MTM Network
Breaking NewsNasional

Dari PHK hingga Punya Rumah Layak, Perjalanan Ibu Ila Bangkit Bersama PNM Mekaar

foto dok. pnm mekaar

Jakarta, MTM Network – Masa pandemi Covid-19 menjadi titik balik yang mengubah hidup Ibu Ila. Di saat sang suami terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirinya tengah mengandung, beban ekonomi keluarga semakin berat. Namun di tengah keterbatasan itu, perempuan prasejahtera tersebut memilih untuk tidak menyerah pada keadaan.

Dengan tekad kuat untuk mempertahankan masa depan keluarganya, Ibu Ila mulai mencari jalan keluar. Kesempatan itu datang melalui program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar yang memberinya akses permodalan untuk membeli mesin jahit dan memulai usaha dari rumah.

Mesin jahit yang dibelinya bukan hanya menjadi alat produksi, melainkan simbol harapan baru. Dari rumah sederhana, Ibu Ila mulai menerima pesanan menjahit pakaian, memperbaiki baju, hingga melayani kebutuhan warga di lingkungan sekitar.

Perjalanan membangun usaha tidak berlangsung mulus. Pada awal merintis, pesanan belum datang secara rutin dan pendapatan masih sangat terbatas. Sementara itu, kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak terus berjalan.

Melalui pendampingan yang diberikan PNM Mekaar, Ibu Ila mendapatkan motivasi sekaligus pembelajaran untuk mengembangkan usahanya. Pertemuan kelompok yang rutin digelar menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat semangat para pelaku usaha mikro.

“Saya tidak bisa hidup seperti ini terus, pasrah sama keadaan. Saya harus bangkit. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, karena program PNM Mekaar sangat bermanfaat bagi UMKM di Indonesia. Dari program ini, saya bisa menyekolahkan anak saya dan memiliki rumah yang layak,” ujar Ibu Ila, Selasa, 2 Juni 2026.

Perlahan namun pasti, usaha jahit yang dirintisnya mulai berkembang. Kepercayaan pelanggan meningkat dan pendapatan keluarga ikut bertambah. Hasil kerja keras itu membantu menopang kebutuhan rumah tangga sekaligus memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anaknya.

Kisah Ibu Ila menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan akses permodalan, pendampingan, dan kemauan untuk terus berusaha, perempuan prasejahtera mampu mengubah kesulitan menjadi peluang untuk masa depan yang lebih baik. san

Related posts

Rotasi 54 Pati dan Pamen, Polri Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat ST Kapolri

redaksi Mtm

Setia dengan Racikan Klasik, Jabat Kopi Jadi Rumah Favorit Penikmat Kopi di Kota Tangerang

cms

Den Turangga Polri Turun ke Jalan Akses UI, Jumat Berkah Hadirkan Polisi Lebih Dekat dengan Warga

redaksi Mtm

Leave a Comment