MTM Network
Breaking NewsNasional

Diikuti 442 Atlet dari Lima Provinsi, Tangerang Wushu Open Championship 2026 Resmi Dibuka

foto dok. diskominfo pemkab tng

Kabupaten Tangerang, MTMNetwork.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Tangerang Wushu Open Championship (TWOC) 2026 yang diikuti 442 atlet dari lima provinsi di Indonesia. Kejuaraan tersebut berlangsung di Universitas Tangerang Raya, sebagai upaya mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi atlet wushu.

Ratusan atlet yang berpartisipasi berasal dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Lampung. Ajang ini mempertandingkan kategori Taolu dan Sanda, sekaligus menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Dalam sambutannya, Intan Nurul Hikmah yang juga menjabat sebagai Pembina Wushu Kabupaten Tangerang mengapresiasi Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang dan seluruh panitia yang telah menginisiasi penyelenggaraan TWOC 2026.

Menurut Intan, kejuaraan tersebut memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Kompetisi juga menjadi ruang bagi atlet untuk mengukur hasil latihan sekaligus meningkatkan kualitas dan prestasi.

“Wushu bukan sekadar olahraga bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik dan ketangkasan, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, konsentrasi, pengendalian diri, sportivitas, serta penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” ujar Intan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mendukung kemajuan olahraga melalui pembinaan atlet, penguatan organisasi olahraga, serta penyelenggaraan kompetisi secara berkesinambungan.

Intan juga mengingatkan bahwa pencapaian prestasi membutuhkan proses panjang, bukan sesuatu yang dapat diraih secara instan. Konsistensi latihan, pendampingan pelatih, dukungan keluarga, dan keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam perjalanan seorang atlet.

“Prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, pendampingan pelatih, serta dukungan keluarga dan berbagai pihak,” imbuhnya.

Ia berharap TWOC 2026 dapat berjalan lancar dan sukses serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, hingga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Kepada seluruh peserta, Intan berpesan agar tetap menjaga semangat, kesehatan, dan keselamatan selama pertandingan. Ia juga meminta para atlet menghormati keputusan wasit dan juri serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dr. Nana Supiana, yang hadir mewakili Gubernur Banten, turut mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Menurut Nana, TWOC 2026 dapat menjadi wadah untuk mengukur hasil latihan, membangun mental bertanding, serta menjaring atlet-atlet potensial yang dapat dikembangkan melalui pembinaan berjenjang.

Ia menekankan bahwa peningkatan prestasi olahraga membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), organisasi cabang olahraga, sekolah, perguruan tinggi, pelatih, dan orang tua atlet.

Nana juga menyoroti capaian tim wushu Indonesia yang meraih lima medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu pada SEA Games 2025 di Thailand. Prestasi tersebut menjadi salah satu gambaran potensi olahraga wushu Indonesia yang perlu terus diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua Pengcab Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang, Iyon Aritonang, menjelaskan bahwa TWOC 2026 diikuti 442 atlet yang berasal dari 29 kontingen kategori Taolu dan 16 tim kategori Sanda.

“Jumlah peserta dan keterlibatan atlet dari lima provinsi ini menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang kompetisi yang strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan berikutnya,” ujar Iyon.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Universitas Tangerang Raya, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap aspek keamanan dan perlindungan atlet selama mengikuti kegiatan olahraga.

Melalui TWOC 2026, pembinaan wushu diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet berdaya saing yang siap berkompetisi di berbagai kejuaraan, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Tangerang sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong kemajuan olahraga. san

Related posts

Menyambut Ulang Tahun Peduli Bangsa Gelar Aksi Sosial Buat Para Lansia

cms

Kapolri Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Terpancing Isu Pemecah Belah

redaksi Mtm

Jelang Idul Fitri, Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan Harga dan Distribusi Bapokting

redaksi Mtm

Leave a Comment

Pilih Bahasa Artikel