Bandar Lampung, MTM Network – Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung (DLH) bertanggung jawab atas persoalan insentif petugas kebersihan yang hingga kini belum terselesaikan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, mengatakan persoalan insentif tersebut berkaitan dengan kondisi keuangan daerah yang dinilai belum sepenuhnya mencukupi.
“Terkait dengan insentif ini secara keseluruhan menjadi permasalahan keuangan di Kota Bandar Lampung. Yang paling penting insentif ini tergantung kemampuan keuangan daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Meski demikian, Agus berharap kemampuan fiskal daerah dapat mencukupi agar pembayaran insentif petugas kebersihan bisa direalisasikan tepat waktu.
“Saya harapkan, semoga kemampuan keuangan daerah Kota Bandar Lampung ini mencukupi terkait dengan insentif termasuk insentif para petugas DLH,” jelasnya.
Ia menegaskan, DLH tidak bisa lepas tangan meskipun sebagian petugas berada di bawah pihak ketiga. Menurutnya, para petugas tetap berada dalam lingkup kerja dan pengawasan DLH.
“Saya pikir DLH juga tetap harus mempunyai tanggung jawab tidak bisa lepas tangan karena walaupun itu dia ada di pihak ketiga bagaimanapun mereka ada di bawah naungan kerja dari rekan-rekan DLH,” tegasnya.
Selain meminta tanggung jawab, Agus juga mendorong DLH segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk berkoordinasi dengan badan keuangan daerah.
“Mungkin paling tidak ada upaya-upaya dari lingkungan hidup untuk mendorong kepada badan keuangan yang khususnya di Kota Bandar Lampung untuk mempertegaskan inisiatif para petugas kebersihan,” lanjutnya.
Ia mengingatkan agar persoalan keterlambatan insentif tidak terus berulang setiap tahun, mengingat sebelumnya sempat terjadi protes dari petugas kebersihan terkait masalah serupa.
“Karena jangan sampai ini berulang beberapa tahun yang lalu terkait dengan adanya protes dari petugas kebersihan yang sama,” ucapnya.
Agus berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung segera menyelesaikan persoalan tersebut, mengingat petugas kebersihan merupakan tulang punggung kebersihan kota.
“Mudah-mudahan kita doakan semoga Kota Bandar Lampung memiliki kecukupan dalam pembayaran yang khususnya para petugas kebersihan karena mereka adalah tulang backbone kebersihan di Kota Bandar Lampung oleh karena mungkin dan ini segera teratasi oleh pemerintah kota Bandar Lampung,” tambahnya. (AS/AA)

