Kota Bogor, MTM Network – Momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 dimanfaatkan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin untuk memberikan contoh sederhana namun bermakna, yakni menghabiskan waktu bersama keluarga sambil mendukung perekonomian lokal.** Bersama istri dan keluarganya, Jenal mengunjungi Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, Kamis (2/7/2026), untuk berbelanja kebutuhan pokok sekaligus menikmati kuliner yang ada di kawasan pasar tersebut.
Dalam kunjungannya, Jenal tidak hanya berbelanja berbagai komoditas pangan, tetapi juga memantau langsung perkembangan harga bahan pokok. Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah kebutuhan pangan di Pasar Jambu Dua masih relatif stabil, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan lebih tenang.
Menurut Jenal, Pasar Jambu Dua kini berkembang menjadi lebih dari sekadar pasar tradisional. Keberadaannya mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus destinasi yang nyaman untuk berbelanja bersama keluarga.
“Selain berbelanja saya bersama keluarga bersantai dan berkuliner di Lantai 2 Pasar Jambu Dua,” ujar Jenal Mutaqin.
Usai berbelanja, Jenal mengajak keluarganya menikmati berbagai pilihan kuliner yang berada di lantai dua. Kawasan tersebut memang dikembangkan menjadi sentra kuliner modern yang melengkapi fungsi pasar sebagai pusat perdagangan sekaligus ruang interaksi masyarakat.
Ia menjelaskan, konsep lantai dua Pasar Jambu Dua mengalami penyesuaian dari rencana awal yang diperuntukkan bagi penjualan buah, sayur-mayur, dan sembako menjadi kawasan kuliner. Perubahan tersebut diikuti dengan penyediaan berbagai fasilitas penunjang agar pengunjung merasa lebih nyaman dan betah menghabiskan waktu di kawasan tersebut.
Jenal juga mengungkapkan bahwa seluruh tenant pada dasarnya telah dipesan dan dibayar oleh para penyewa. Namun, sebagian pelaku usaha masih melakukan persiapan sebelum memulai operasional. Karena tingginya minat masyarakat untuk membuka usaha di lokasi tersebut, pihak pengelola akan melakukan evaluasi dan memberikan batas waktu agar seluruh tenant segera dimanfaatkan.
Pemerintah Kota Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama pihak ketiga juga terus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berwirausaha. Selain tarif sewa yang terjangkau, tersedia pula program pembebasan biaya sewa selama tiga bulan pertama untuk membantu pelaku usaha memulai bisnisnya.
“Bagi para PKL, terutama yang ingin mencari nafkah secara resmi dan tidak mengganggu ketertiban umum lainnya, saya rasa di Pasar Jambu Dua sudah cukup representatif apalagi dengan keringanan yang diberikan,” pungkas Jenal Mutaqin.
Melalui pengembangan fasilitas perdagangan dan kawasan kuliner yang semakin modern, Pasar Jambu Dua diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bogor. Kehadiran pasar yang nyaman tidak hanya mendorong aktivitas UMKM, tetapi juga menghadirkan ruang berkumpul bagi keluarga sekaligus memperkuat peran pasar rakyat sebagai penggerak ekonomi daerah. san

