MTM Network
Breaking NewsEconomy

SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Buka Jalan UMKM Perempuan dan Penyandang Disabilitas Tumbuh Lebih Inklusif

foto dok. dana

Jakarta, MTM Network – Kesempatan untuk berkembang di dunia usaha kini semakin terbuka bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Melalui program SisBerdaya dan DisBerdaya 2026, DANA Indonesia bersama Ant International menghadirkan ruang pembinaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan bisnis, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang lebih inklusif di Indonesia.

Sebanyak 35 pelaku usaha terbaik berhasil terpilih setelah melewati proses seleksi berlapis dari lebih dari 6.800 peserta. Mereka berasal dari berbagai latar belakang usaha, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan tangan, produk kesehatan, pendidikan, hingga industri kreatif yang seluruhnya menunjukkan kemampuan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis.

Program ini juga memberikan perhatian khusus kepada perempuan penyandang disabilitas melalui kategori DisBerdaya. Sejumlah usaha inspiratif berhasil menjadi pemenang, di antaranya Chicken Nugget Keraton milik Rachel Stefanie Halim, English Mate, Nirtch Arts, Menilik Aksara, hingga Molzania yang membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berinovasi dan membangun usaha yang berdaya saing.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, menilai kolaborasi pemerintah dan sektor swasta menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional yang inklusif.

“Kami mengapresiasi DANA Indonesia yang telah menginisiasi dan konsisten dengan SisBerdaya dan DisBerdaya. Selamat kepada seluruh peserta dan pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya 2026. Pencapaian hari ini adalah bukti bahwa semangat belajar, keberanian beradaptasi terhadap teknologi, serta kerja keras yang konsisten mampu membuat usaha mikro berkembang lebih besar, bahkan keterbatasan bisa menjadi peluang,” ujar Irene.

Selain memperoleh bantuan pendanaan, seluruh finalis mengikuti pelatihan intensif mengenai pengembangan usaha, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), hingga penguatan literasi keuangan. Bekal tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas akses pasar melalui platform digital.

Keberhasilan program ini juga tercermin dari capaian alumni sebelumnya. Evaluasi terhadap peserta periode 2023–2025 menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 113 persen dan pertumbuhan produksi mencapai 126 persen, membuktikan bahwa pendampingan berbasis teknologi mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan UMKM.

Beragam kisah inspiratif para pemenang memperlihatkan bagaimana inovasi mampu lahir dari pengalaman hidup masing-masing. Ada yang mengembangkan warisan pengobatan tradisional, menghadirkan produk fesyen multifungsi, membangun usaha berbasis kesehatan mental, hingga menciptakan ruang literasi bagi penyandang disabilitas.

Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya 2026, DANA Indonesia dan Ant International mempertegas komitmennya untuk menghadirkan transformasi digital yang inklusif. Program ini tidak hanya membantu UMKM naik kelas, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi perempuan dan penyandang disabilitas untuk menjadi penggerak ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. san

Related posts

Kapolres Tangerang Kota Apresiasi Kepedulian Warga Setelah Bocah Tersesat Berhasil Dipulangkan

cms

Seleksi Akpol 2026 Peserta Mengikuti Test CAT Akademik Berbasis Komputer

cms

Pengembangan Kasus Narkoba di NTB Seret Mantan Kapolres Bima Kota

redaksi Mtm

Leave a Comment