MTM Network
Breaking NewsNasional

Empat Musim Pertiwi Tembus Toronto dan Busan, Gandeng Sales Agent Film Pemenang Oscar

foto dok. forka films

Jakarta, MTMNetwork.id – Film Empat Musim Pertiwi tidak hanya dipersiapkan untuk penonton Indonesia. Karya terbaru Kamila Andini tersebut juga akan menjalani perjalanan internasional dengan world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 dan penayangan di Busan International Film Festival (BIFF) 2026.

Film dengan judul internasional Four Seasons in Java itu dijadwalkan menjalani world premiere di TIFF pada September 2026. Momen tersebut sekaligus menandai kembalinya Kamila ke festival yang sama setelah Yuni memenangkan Platform Prize pada 2021.

Di waktu yang berdekatan dengan penayangan di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026, Empat Musim Pertiwi juga akan ditayangkan di BIFF melalui program A Window On Asian Cinema.

Program tersebut menghadirkan karya-karya sineas Asia yang dinilai memiliki posisi penting dalam perkembangan sinema Asia, termasuk sineas yang telah memiliki jejak di dunia perfilman internasional maupun pendatang baru.

Produser Ifa Isfansyah menyambut positif perjalanan internasional tersebut.

“Senang rasanya film Empat Musim Pertiwi dapat tayang di bioskop Indonesia dalam waktu yang berdekatan ketika filmnya World Premiere di Toronto dan dalam waktu yang bersamaan dengan tayangnya di Busan,” ujar Ifa.

Perjalanan internasional film ini semakin diperkuat dengan kehadiran Goodfellas sebagai international sales agent. Perusahaan asal Prancis tersebut dikenal menangani film-film auteur dengan perjalanan kuat di festival film dunia.

Goodfellas sebelumnya terlibat dalam distribusi internasional sejumlah film besar, termasuk Pan’s Labyrinth, The Artist, Shoplifters, Titane, dan Fjord.

Bagi Forka Films, kerja sama tersebut bukan sekadar berkaitan dengan distribusi, tetapi juga menjadi bentuk kepercayaan terhadap kualitas artistik dan skala produksi Empat Musim Pertiwi.

Film ini merupakan ko-produksi enam negara, yakni Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, dan Polandia. Produksinya juga didukung serta berkolaborasi dengan Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, Team Up, Julie Estelle, dan Navvaros.

Sementara dari sisi cerita, Empat Musim Pertiwi mengikuti perjalanan Pertiwi yang diperankan Putri Marino. Kepulangannya ke tanah kelahiran setelah puluhan tahun pergi membuatnya harus menghadapi kembali orang-orang dan berbagai fase kehidupan dari masa lalu.

Kamila Andini menggunakan pendekatan lintas genre dalam menyampaikan perjalanan tersebut, termasuk mengeksplorasi unsur sci-fi.

“Setiap cerita memiliki kebutuhannya sendiri, dan bagi saya ini juga akan menjadi salah satu cara terbaik untuk menyampaikan apa yang menjadi perjalanan Pertiwi dan orang-orang di sekitarnya,” ujar Kamila.

Empat Musim Pertiwi akan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. san

Related posts

SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Buka Jalan UMKM Perempuan dan Penyandang Disabilitas Tumbuh Lebih Inklusif

cms

Tiga ASN Jayawijaya Gugur Ditembak, BKN Pastikan Hak Kepegawaian Keluarga Dipenuhi

cms

Kemala Run 2026 Usung “Charity for Indonesia”, Padukan Sport Tourism dan Aksi Sosial di Bali

redaksi Mtm

Leave a Comment

Pilih Bahasa Artikel