MTM Network
Breaking NewsNasional

Tangerang Open Speed Marathon 2026 Dipuji Dispora Banten, Nomor 21 Kilometer Jadi Sorotan

foto dok. diskominfo pemkot tng

Kota Tangerang, MTMNetwork.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepatu roda Tangerang Open Speed Marathon Piala Wali Kota Tangerang 2026 mendapat apresiasi dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten setelah sukses digelar.

Kepala Dispora Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menilai kejuaraan yang digawangi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Tangerang tersebut mampu menghadirkan persaingan olahraga yang bergengsi dengan pilihan nomor pertandingan yang cukup lengkap.

Menurut Syaukani, salah satu hal yang membuat Tangerang Open Speed Marathon berbeda adalah keberanian panitia menghadirkan nomor marathon dengan jarak hingga 21 kilometer. Nomor tersebut dinilai memberikan pengalaman kompetisi yang lebih beragam bagi para atlet.

“Saya menyaksikan langsung kejuaraan Tangerang Open Speed Marathon bisa berlangsung lancar dan sukses, sungguh sangat membanggakan karena kejuaraan ini agak berbeda dari lainnya. Nomor pertandingannya sangat lengkap sampai ada marathon 21 kilometer,” ujar Syaukani.

Selain variasi nomor pertandingan, Kejurnas Tangerang Open Speed Marathon Piala Wali Kota Tangerang 2026 juga berhasil menarik perhatian atlet dari berbagai daerah. Berdasarkan catatan panitia, sebanyak 512 atlet lintas usia ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kompetisi sepatu roda yang diselenggarakan di Kota Tangerang. Peserta tidak hanya berasal dari kelompok usia tertentu, tetapi juga mencakup atlet-atlet muda yang sedang berada dalam tahap pembinaan.

Syaukani turut memberikan apresiasi kepada Porserosi Kota Tangerang yang dinilai aktif menggelar kompetisi sekaligus membuka ruang bagi regenerasi atlet sepatu roda.

“Saya juga memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pengurus Porserosi Kota Tangerang yang memang menjadi salah satu pengurus paling aktif menyelenggarakan kompetisi,” katanya.

Menurut dia, keberadaan nomor pertandingan untuk atlet usia belia menjadi bagian penting dalam membangun fondasi prestasi olahraga sejak dini. Kompetisi semacam ini dapat menjadi wadah bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka.

“Apalagi kejuaraan ini bahkan membuka nomor pertandingan bagi tunas atlet yang masih belia,” tambah Syaukani saat menghadiri hari terakhir kejuaraan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.

Dengan berakhirnya Tangerang Open Speed Marathon 2026, ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet sepatu roda potensial.

Para atlet muda yang mendapatkan pengalaman melalui kompetisi nasional diharapkan dapat terus berkembang dan nantinya mampu membawa nama Kota Tangerang maupun Provinsi Banten dalam berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini sekaligus memperlihatkan potensi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan olahraga sepatu roda melalui kompetisi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. san

Related posts

Anggota Brimob Polda Metro Jaya Raih Emas dan Rekor Dunia di New Delhi

redaksi Mtm

Jual Akses Data Pribadi Warga di Telegram, Pemuda Ditangkap Polda Jabar

cms

Jumat Sehat, Polres Metro Tangerang Kota Ajak Warga Jaga Kebugaran dan Kesehatan

cms

Leave a Comment

Baca Berita Bahasa Negara Lainnya »