MTM Network
Breaking NewsNasional

Berawal dari Janji kepada Tiga Murid Disabilitas, KONEKIN Kini Buka Akses Kerja Lebih Setara

foto dok. dbs foundation

Jakarta, MTM Network – Sebuah janji sederhana yang lahir di pelosok Kepulauan Tanimbar, Maluku, kini berkembang menjadi gerakan nasional untuk membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Melalui dukungan DBS Foundation Grant Program 2025, platform KONEKIN Indonesia memperluas inovasinya dalam menciptakan dunia kerja yang lebih inklusif.

CEO KONEKIN Indonesia, Marthella Sirait, mengisahkan bahwa gagasan membangun KONEKIN berawal saat dirinya mengajar di desa terpencil dan bertemu tiga murid penyandang disabilitas yang nyaris tidak memiliki akses pendidikan maupun masa depan pekerjaan.

“Saya punya janji pribadi. Kalau saya tidak bisa menyelesaikan semua masalah pendidikan di Indonesia, setidaknya saya ingin membantu tiga murid saya ini agar percaya bahwa mereka tetap bisa sekolah, bekerja, dan punya masa depan,” ujar Marthella.

Dari pengalaman tersebut lahirlah KONEKIN, platform digital yang mempertemukan penyandang disabilitas dengan perusahaan melalui berbagai layanan, mulai dari pembuatan CV berbasis AI yang ramah sistem ATS, verifikasi kandidat, hingga pelatihan kerja melalui Bersiap Academy.

Tak hanya itu, KONEKIN juga aktif memberikan pelatihan disability awareness kepada perusahaan agar proses rekrutmen tenaga kerja disabilitas berlangsung lebih inklusif.

Saat ini, KONEKIN bekerja sama dengan sejumlah kawasan industri, termasuk di Karawang, dengan target meningkatkan jumlah peserta pelatihan dari 150 menjadi 500 orang.

“Kami ingin membuat akses pekerjaan menjadi lebih adil dan bisa dijangkau oleh 17 juta penyandang disabilitas usia kerja di Indonesia,” kata Marthella.

Dukungan terhadap KONEKIN menjadi bagian dari komitmen DBS Foundation dalam memperluas keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas melalui penguatan bisnis sosial.

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia sekaligus perwakilan DBS Foundation, Mona Monika, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan lebih banyak kisah inspiratif yang mampu menciptakan perubahan nyata di masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan yang ada, masih banyak pemimpin wirausaha sosial yang terus bergerak menciptakan perubahan. Kami ingin semakin banyak orang mengetahui bahwa kebaikan itu nyata dan bisa memberikan dampak besar sekaligus menghadirkan solusi berkelanjutan atas berbagai tantangan sosial,” tutup Mona.

DBS Foundation saat ini masih membuka pendaftaran Business for Impact Grant Program 2026 hingga 13 Juli 2026, dengan hibah mencapai SGD250.000 bagi social enterprise yang memiliki model bisnis berkelanjutan dan dampak sosial terukur. san

Related posts

Lima Tersangka Diamankan, Polda Sumbar Bongkar Jaringan Sabu 6,4 Kg dalam Sebulan

redaksi Mtm

Dapat Laporan Warga, Patroli Perintis Presisi Amankan 3 Terduga Pelaku Tawuran di Jakpus

redaksi Mtm

Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Kapolri Ingatkan Pentingnya Persatuan Hadapi Tantangan Global

redaksi Mtm

Leave a Comment