Kota Tangerang, MTMNetwork.id – Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan tindak kriminalitas atau persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Amin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Jumat (16/10/2026). Sekitar 500 jamaah mengikuti kegiatan yang menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat tersebut.
Usai salat Jumat, Fiki menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara warga dan aparat kepolisian. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat membantu petugas mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan.
“Menjaga keamanan bisa dimulai dari hal sederhana, mengenal tetangga, peduli dengan lingkungan, dan saling mengingatkan,” ujar AKBP Fiki.
Ia juga meminta masyarakat memanfaatkan keberadaan Bhabinkamtibmas sebagai mitra untuk menyampaikan informasi, berkonsultasi, hingga mencari solusi atas permasalahan kamtibmas.
Dengan komunikasi yang terjalin baik, masyarakat diharapkan tidak menunggu hingga persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar sebelum melaporkannya kepada pihak berwenang.
Selain itu, Fiki mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap penipuan online dan judi online. Orang tua juga diimbau untuk memperhatikan pergaulan anak-anak guna mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Bagi masyarakat yang menemukan tindak kriminalitas atau membutuhkan bantuan kepolisian, layanan Call Center Polri 110 dapat dimanfaatkan sebagai saluran pelaporan.
Pelaporan dari masyarakat diharapkan dapat membantu petugas memperoleh informasi lebih awal sehingga penanganan persoalan keamanan bisa dilakukan secara lebih cepat.
Melalui kegiatan Jumling, Polres Metro Tangerang Kota berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat. Kepolisian berharap kehadiran polisi di tengah warga tidak hanya dirasakan saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui komunikasi, edukasi, dan upaya pencegahan. san

