MTM Network
Breaking NewsNasional

Dari Passing hingga Dribbling, Ismed Sofyan Tanamkan Fondasi Sepak Bola untuk Generasi Muda Tangerang

foto dok. diskominfo pemkot tng

Kota Tangerang, MTM Network – Sebuah mimpi besar di dunia sepak bola selalu berawal dari satu hal sederhana: menguasai dasar permainan.

Pesan itulah yang dibawa legenda sepak bola Indonesia Ismed Sofyan ketika turun langsung memberikan materi kepada puluhan pesepak bola muda dalam coaching clinic yang digelar Sobat Football Club (Sobat FC) di Kota Tangerang.

Sekitar 86 anak berusia 4 hingga 13 tahun mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dibagi berdasarkan kelompok usia agar materi latihan dapat disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan masing-masing peserta.

Kehadiran Ismed Sofyan dan Washiyatul Akmal membuat sesi pembinaan semakin istimewa. Para pemain muda tidak hanya mendapatkan latihan teknis, tetapi juga kesempatan mendengar pengalaman dari sosok yang pernah berada di level profesional dan Timnas Indonesia.

Presiden Sobat FC Rizki Briandana mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan rutin yang dijalankan klub.

“Coaching clinic ini diharapkan memberikan insight, semangat, dan motivasi kepada peserta,” ujar Rizki.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh anak-anak dari coaching clinic dapat menjadi modal untuk berkembang, bukan hanya sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai pribadi.

Sobat FC, lanjut Rizki, memang menempatkan pembinaan usia dini sebagai salah satu fokus utama. Klub yang baru berdiri sekitar dua tahun tersebut ingin memberikan jalur bagi pemain muda untuk berkembang secara bertahap.

“Bukan hanya menjadi pemain, tetapi mereka belajar disiplin, menerima menang dan kalah, sehingga memiliki jiwa yang besar dan bisa sukses di masa depan,” katanya.

Sementara itu, Ismed Sofyan membawa materi yang sangat fundamental. Ia mengingatkan bahwa pemain muda tidak boleh terburu-buru mengejar gaya permainan tanpa terlebih dahulu menguasai teknik dasar.

“Dasar sepak bola sangat penting. Untuk anak-anak usia 12 tahun ke bawah, passing, control, dan dribbling harus terus dipertajam,” tegas Ismed.

Bagi Ismed, tiga kemampuan tersebut merupakan bagian dari fondasi permainan. Penguasaan bola yang baik akan membantu pemain memahami bagaimana bergerak, memberikan umpan, melewati lawan, dan membangun permainan.

Ismed juga menyoroti antusiasme anak-anak yang tetap mengikuti latihan meski cuaca panas. Baginya, semangat tersebut perlu dijaga melalui dukungan orang tua.

“Orang tua datang ke lapangan mengantar anak bermain bola, saya pikir sangat positif,” tuturnya.

Ia berharap semakin banyak keluarga yang memilih lapangan olahraga sebagai ruang tumbuh bagi anak-anak.

Pesan tersebut terasa semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan gawai di kalangan anak. Sepak bola tidak hanya menawarkan aktivitas fisik, tetapi juga mengajarkan kerja sama, disiplin, sportivitas, dan kemampuan menerima kemenangan maupun kekalahan.

Ismed pun mengingatkan bahwa pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan. Konsistensi latihan menjadi kunci agar kemampuan fisik dan teknik berkembang dari waktu ke waktu.

“Pembinaan sepak bola membutuhkan konsistensi agar kemampuan fisik dan teknik pemain terus berkembang,” ujar Ismed.

Coaching clinic Sobat FC akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda latihan. Di atas lapangan, anak-anak belajar tentang passing dan dribbling. Di luar teknik, mereka belajar tentang keberanian bermimpi, disiplin, sportivitas, dan pentingnya menikmati proses.

Sobat FC membuka kesempatan bagi anak-anak dari Kota Tangerang, wilayah Tangerang Raya hingga Jakarta untuk bergabung dalam program pembinaan.

Dengan dukungan pelatih, orang tua, dan figur-figur berpengalaman seperti Ismed Sofyan serta Washiyatul Akmal, lapangan sepak bola diharapkan terus menjadi tempat lahirnya generasi baru yang bukan hanya piawai memainkan bola, tetapi juga memiliki karakter kuat. san

Related posts

SPayLater Perdana Ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026, Hadirkan Promo Cicilan hingga Hadiah iPhone 17 Pro Max

cms

Hadiri Jamuan ASEAN TUC 2026, Kapolri Soroti Pentingnya Stabilitas Hubungan Buruh dan Perusahaan

redaksi Mtm

Warga Gelar Unjuk Rasa di Depan Polres Metro Bekasi Kota , Tuntut Pencopotan Kepala Unit Harda

cms

Leave a Comment