MTM Network
Breaking NewsNasional

Dulu Tak Bisa Cukur, Kak Icha Kini Berani Buka Barbershop dari Rumah Berkat Pelatihan Dinsos

foto dok. diskominfo pemkot tng

Kota Tangerang, MTMNetwork.id – Pelatihan keterampilan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menjadi pintu bagi masyarakat untuk memperoleh keahlian baru sekaligus membuka peluang usaha.

Hal itu dirasakan Annisa Aulia atau Kak Icha, salah satu alumni pelatihan cukur rambut gratis Dinsos Kota Tangerang. Dari yang sebelumnya tidak memiliki kemampuan mencukur, Annisa kini mampu mengelola barbershop mandiri dari rumah.

Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Saat pertama kali mengikuti pelatihan, Annisa mengaku sempat diliputi keraguan dan rasa tidak percaya diri.

“Awalnya ada rasa ragu dan tidak percaya diri saat pertama kali memegang mesin cukur dan melayani pelanggan,” ungkap Annisa.

Namun, pendampingan yang diberikan instruktur selama pelatihan membuatnya semakin memahami teknik mencukur sekaligus berani mempraktikkan kemampuannya.

“Namun, berkat pendampingan yang sabar dari para instruktur selama pelatihan di Dinsos, saya mantap untuk memulai dari menerima pelanggan tetangga sekitar, hingga akhirnya berani membuka usaha barbershop sendiri di rumah,” lanjutnya.

Setelah menguasai keterampilan dasar hingga mahir, Annisa mulai menerima pelanggan dari lingkungan sekitar. Ia memilih membangun kepercayaan pelanggan secara bertahap dengan mengutamakan hasil potongan rambut yang rapi serta komunikasi yang baik.

Menurut Annisa, pengalaman melayani pelanggan pertama menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya. Respons positif yang diterima membuat dirinya semakin yakin untuk menjadikan keterampilan mencukur sebagai profesi.

“Meskipun sempat merasa canggung, respons positif dan kepuasan dari pelanggan pertama menjadi pendorong semangatnya untuk terus menekuni profesi ini,” tuturnya.

Ketekunan tersebut kemudian membuahkan hasil. Usaha cukur yang awalnya dijalankan dari rumah kini berkembang dan memberikan pemasukan bagi keluarganya.

“Dengan ketekunan dan kemauan keras, usaha cukur saya kini terus berkembang dan menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarga,” ujar Annisa.

Bahkan, hasil dari keterampilan yang diperolehnya melalui pelatihan tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan pribadi.

“Bahkan, dari hasil mencukur ini saya sudah bisa membeli handphone sendiri,” tambahnya.

Kisah Kak Icha memperlihatkan bahwa program pelatihan keterampilan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha. Keahlian yang diperoleh dari pelatihan kemudian dapat dikembangkan melalui praktik, ketekunan, dan keberanian mengambil peluang.

Program pelatihan cukur gratis Dinsos Kota Tangerang diharapkan terus mencetak wirausaha baru yang mampu berdiri secara mandiri. Selain memberikan keterampilan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. san

Related posts

Ribuan Warga Padati Festival Budaya Petjoen, Tradisi Perahu Keramat Cina Benteng Kembali Hidupkan Warisan Leluhur

cms

Bogasari Dorong Inovasi Kuliner Berbasis Kearifan Lokal, Guru SMKN 3 Kediri Diajak Ciptakan Produk Bernilai Jual Tinggi

cms

Doa Jurnalis Menggema, Harapan Delapan Orang Hilang di Anak Krakatau Segera Ditemukan

cms

Leave a Comment

Baca Berita Bahasa Negara Lainnya ยป