Kabupaten Bogor, MTM Network – Kehadiran artis sekaligus penghobi ikan koi Irfan Hakim menjadi salah satu daya tarik dalam gelaran Bogor Koi Show 2026 yang berlangsung di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada 3–5 Juli 2026. Sosok yang dikenal memiliki kecintaan terhadap dunia satwa itu turut memeriahkan kontes ikan koi tingkat nasional yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Antusiasme pengunjung semakin meningkat saat Irfan hadir menyapa para peserta, pembudidaya, hingga komunitas pecinta koi. Kehadirannya dinilai memberi semangat tersendiri bagi para pelaku usaha perikanan hias sekaligus memperluas perhatian masyarakat terhadap perkembangan industri koi di Tanah Air.
Ketua Panitia Bogor Koi Show 2026, Rahmat Bukhori Muslim, mengatakan kehadiran Irfan Hakim menjadi nilai tambah bagi penyelenggaraan acara karena mampu menarik perhatian masyarakat terhadap potensi budidaya ikan koi di Kabupaten Bogor.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Irfan Hakim yang selama ini dikenal sebagai pencinta ikan hias. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi peserta sekaligus membantu mengenalkan Bogor Koi Show kepada masyarakat yang lebih luas. Kami berharap semakin banyak orang tertarik dengan dunia koi dan industri perikanan hias Indonesia,” ujar Rahmat.
Rahmat menjelaskan, Bogor Koi Show 2026 diikuti sekitar 500 peserta dengan menampilkan 1.517 ekor ikan koi dari 22 varietas yang diperlombakan. Selain menjadi ajang kompetisi memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor dan Piala Kapolres Bogor, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat jaringan antarpembudidaya, breeder, dealer, dan pelaku usaha ikan hias.
Sementara itu, Irfan Hakim mengaku senang melihat tingginya antusiasme peserta yang mengikuti Bogor Koi Show tahun ini. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pertanda bahwa dunia kontes koi nasional kembali bergairah setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.
“Alhamdulillah, antusiasme kembali meningkat. Ini menunjukkan semangat para penghobi dan pembudidaya koi kembali tumbuh. Kehadiran media juga sangat penting untuk mengangkat kualitas para petani koi sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dunia koi,” kata Irfan Hakim.
Sebagai penghobi koi, Irfan juga menilai Kabupaten Bogor memiliki posisi yang sangat strategis dalam industri ikan hias nasional. Menurutnya, daerah ini didukung oleh kualitas air yang baik, banyaknya pembudidaya profesional, hingga menjadi lokasi karantina ikan sebelum diekspor ke berbagai negara.
“Bukan hanya koi, Bogor merupakan salah satu sentra ikan hias nasional. Bahkan proses karantina untuk ekspor ikan dari berbagai daerah juga dilakukan di Bogor sebelum dikirim ke luar negeri. Ini menunjukkan posisi Bogor sangat penting dalam industri ikan hias Indonesia,” ungkapnya.
Melalui keterlibatan Irfan Hakim dan tingginya antusiasme peserta, Bogor Koi Show 2026 diharapkan semakin dikenal sebagai ajang bergengsi bagi para pecinta koi di Indonesia. Kehadiran figur publik tersebut juga diyakini mampu mendorong minat generasi muda untuk mengenal dunia budidaya ikan hias sekaligus memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai salah satu pusat koi terbaik di Indonesia. san

