Jakarta, MTMNetwork.id – Tidak semua perjalanan di panggung casting harus berakhir dengan tiket emas untuk menjadi pengalaman yang berharga. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Diana Ela Sari dalam Main Drama Casting episode 22.
Peserta asal Samarinda, Kalimantan Timur, itu tampil membawa pengalaman unik sebagai sosok yang dikenal publik lewat konten saat membantu ibunya berjualan dan mengupas kelapa. Dengan lebih dari satu juta pengikut media sosial, Diana memiliki latar belakang yang berbeda dari peserta casting pada umumnya.
Kisah kesehariannya menjadi salah satu hal yang menarik perhatian para expert. Diana bahkan pernah mengupas sekitar 500 kelapa dalam satu hari ketika membantu usaha sang ibu. Konten aktivitas tersebut kemudian viral setelah direkam salah satu pembeli.
Namun di panggung casting, Diana dituntut membuktikan bahwa dirinya memiliki kemampuan lain di luar popularitas media sosial. Tantangan pertama datang melalui akting.
Ia diminta memerankan sosok penjual kelapa dengan karakter genit ketika melayani Karan Mahtani yang berperan sebagai pembeli. Meski bukan karakter yang biasa ia tampilkan dalam kehidupan sehari-hari, Diana mencoba memainkan adegan sesuai arahan.
“Saya sempat merasa itu bukan karakter saya, tetapi saya tetap mencoba karena ingin belajar dan memberikan penampilan terbaik,” tutur Diana.
Tantangan berlanjut ke dunia tarik suara. Diana sempat membawakan lagu dengan warna pop. Namun, para expert justru menangkap kecocokan lain pada karakter vokalnya dan mengarahkan Diana untuk lebih mengeksplorasi genre dangdut.
Penilaian tersebut membuat Diana mendapatkan tantangan yang lebih serius. Ia diminta menyanyikan sebuah lagu dangdut yang sedang dipersiapkan untuk produksi MD Entertainment.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Diana. Meski rasa gugup sempat muncul, ia tetap mencoba membawakan lagu sampai selesai.
Dari penampilannya, para expert melihat adanya potensi yang dapat dikembangkan. Salah satu catatan yang diberikan adalah pentingnya memperbanyak latihan, terutama untuk mengatur pernapasan agar kemampuan vokalnya semakin matang.
Diana menilai pengalaman tersebut sebagai kesempatan untuk belajar lebih banyak mengenai dunia entertainment. Ia tidak hanya mendapatkan panggung untuk menunjukkan bakat, tetapi juga memperoleh masukan yang dapat menjadi bekal untuk langkah selanjutnya.
“Saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini. Walaupun belum mendapatkan Dream Ticket, saya mendapatkan pengalaman dan masukan yang sangat berarti,” kata Diana.
Pada akhirnya, Diana belum berhasil mendapatkan Dream Ticket di episode ke-22. Namun, penampilannya tetap memberikan warna tersendiri dalam proses pencarian talenta tersebut.
Kehadiran Diana membuktikan bahwa talenta bisa muncul dari berbagai latar belakang. Dari aktivitas membantu keluarga hingga viral di media sosial, ia kini mencoba mengembangkan diri melalui akting dan musik.
Main Drama Casting pun kembali menunjukkan bahwa setiap peserta memiliki cerita perjalanan masing-masing. Setelah Diana Ela Sari, publik masih menanti talenta berikutnya yang mampu membuat para expert memberikan perhatian lebih pada episode mendatang. san

