MTM Network, Jakarta — Seorang artis yang baru saja menyelesaikan proyek sinetron mengaku ingin kembali ke dunia film yang membesarkan namanya. Kerinduan untuk berakting di layar lebar menjadi alasan utama, meski hingga kini tawaran yang datang masih didominasi sinetron.
“Baru selesai sinetron, sekarang pengen balik lagi ke film karena kangen. Awalnya kan memang dari film,” ungkap Shinta Bachir saat hadir di acara halal bihal komunitas masyarakat Pelembang
Namun demikian, Shinta Bachir menegaskan akan lebih selektif dalam memilih pekerjaan, terutama karena harus membagi waktu sebagai orang tua tunggal. Ia mengaku sudah terbiasa menjalani peran ganda sebagai ibu sekaligus pencari nafkah.
“Sebagai single parent, harus bisa bagi waktu antara kerja dan anak. Itu sudah jadi hal biasa,” katanya.

Anaknya yang kini duduk di bangku sekolah dasar kelas lima disebut sudah mulai memahami kondisi orang tua. Meski begitu, sang anak dikenal cukup protektif, termasuk dalam memberikan pendapat terkait pekerjaan ibunya.
“Dari penampilan saja dia sudah bisa komentar. Kalau di media sosial juga sering mengingatkan,” ungkapnya.
Dalam mengambil keputusan pekerjaan, terutama film, ia juga mempertimbangkan kondisi psikologis anak. Bahkan, komunikasi dengan mantan suami tetap terjalin baik demi kepentingan bersama dalam membesarkan anak.
“Kami mungkin gagal sebagai pasangan, tapi tidak sebagai orang tua. Anak tetap kami besarkan bersama,” jelasnya.

Terkait kehidupan pribadi, ia mengaku belum membuka diri untuk menjalin hubungan baru. Selain karena belum menemukan sosok yang tepat, ia juga berhati-hati agar tidak berdampak pada kondisi mental dirinya maupun anak.
“Kalau menghadirkan orang baru tapi akhirnya tidak bahagia, itu justru bisa berdampak buruk,” katanya.
Shinta Bachir juga menyebut pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting untuk lebih berhati-hati, termasuk dalam urusan pertemanan dan kepercayaan.
“Sekarang lebih selektif, tidak mudah percaya, karena pernah mengalami hal yang merugikan,” ujarnya.

Meski kerap menjadi bahan perbincangan lingkungan sebagai orang tua tunggal, ia memilih untuk tidak ambil pusing dan tetap fokus menjalani hidup.
“Yang penting kita jalani hidup dengan benar, tidak perlu terlalu memikirkan omongan orang,” pungkasnya. (AA)
