Kabupaten Bogor, MTMNetwork.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Bogor bergerak cepat mengantisipasi paparan debu vulkanik di sejumlah wilayah. Atas arahan Bupati Bogor, personel DPKP melakukan light water spray atau penyemprotan air ringan di ruas jalan dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Langkah tersebut bertujuan mengurangi debu yang beterbangan akibat aktivitas kendaraan maupun kondisi jalan sehingga paparan partikel debu kepada masyarakat dapat diminimalkan.
Sebanyak 11 wilayah menjadi sasaran penyemprotan. Di antaranya Ciawi dari sekitar Pasar Ciawi hingga RSUD, Ciomas dari sekitar kantor kecamatan hingga sektor, Parung di sekitar Pasar Parung, Parung Panjang di sekitar sektor, serta Cibinong yang meliputi kawasan Jalan Tegar Beriman dan Pakansari.
Petugas juga melakukan penyemprotan di Cileungsi sekitar Metland, Cariu di sekitar Kantor Kecamatan Cariu, Babakan Madang dari Bellanova hingga kawasan kecamatan dan Pasar Babakan Madang.
Selanjutnya, penyemprotan dilakukan di Citeureup/Bogorindo mulai Tugu Pancakarsa hingga Lampu Merah Kandang Roda, Leuwiliang dari sekitar pasar hingga Kantor Kecamatan, serta Gunung Putri di sekitar jalan utama dekat sektor.
Langkah preventif tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Dedi, warga yang sehari-hari beraktivitas di lapangan, mengaku merasakan manfaat penyemprotan yang dilakukan petugas.
“Abu vulkanik itu cukup berbahaya bagi kita semua, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di lapangan seperti saya. Dengan adanya kegiatan penyemprotan jalan ini, kami sangat terbantu. Setidaknya bisa membuat kita lebih lega dan membantu meminimalisir dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama bagi paru-paru,” ujar Dedi.
Warga lainnya, Asep, juga menilai penyemprotan air efektif membantu mengurangi debu yang beterbangan di jalan.
“Ya, bagus. Supaya abu vulkaniknya tidak terlalu berterbangan. Kalau disemprot air, debunya jadi tidak ngebul dan lebih mengurangi debu di jalan. Bagus,” kata Asep.
Melalui kegiatan tersebut, DPKP Kabupaten Bogor turut mengambil langkah preventif untuk menjaga kenyamanan masyarakat, terutama di kawasan dengan mobilitas kendaraan dan aktivitas warga yang tinggi.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah terkait kondisi kualitas udara. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diharapkan menggunakan masker ketika kondisi udara berdebu sebagai langkah perlindungan dari paparan partikel di udara. san

