Kota Tangerang, MTM Network – Pemerintah Kota Tangerang memberikan apresiasi tinggi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang atas konsistensinya menyelenggarakan Halal Fest 2026. Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, kegiatan ini berhasil menjadi pelopor festival halal pertama di Provinsi Banten yang tidak hanya menggerakkan industri halal, tetapi juga memperkuat persaudaraan lintas budaya di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menilai sinergi antara pemerintah daerah dan MUI Kota Tangerang telah memberikan dampak nyata dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius sekaligus inklusif.
“Kerja nyata MUI Kota Tangerang terus menunjukkan perkembangan positif dan menjadi barometer dalam kemajuan umat. Komunikasi dan kolaborasi yang kuat antara MUI dan pemerintah daerah ini harus terus seimbang dan terjaga sampai seterusnya,” ujar Maryono.
Menurutnya, Halal Fest bukan sekadar festival kuliner, melainkan wadah untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Kota Tangerang.
“Lewat Halal Fest 2026, kita membuktikan bahwa sejarah kuliner bisa mempersatukan persaudaraan lintas umat karena kultur silaturahmi di Kota Tangerang lahir dari berbagai keragaman,” tambahnya.
Tak hanya menghadirkan ragam kuliner halal, Halal Fest 2026 juga menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing melalui sertifikasi halal.
Ketua MUI Kota Tangerang Ahmad Baijuri menjelaskan, program sertifikasi halal menjadi salah satu fokus utama penyelenggaraan tahun ini sebagai bentuk perlindungan sekaligus jaminan bagi masyarakat dalam memilih produk makanan dan minuman.
“Target kita di Halal Fest 2026 adalah sertifikasi. Banyak UMKM termasuk juga kuliner yang kita sertifikasi dan ini menjadi keyakinan masyarakat atau umat ketika berkuliner,” tegas Baijuri.
Ia menjelaskan, Halal Fest 2026 juga menghadirkan berbagai layanan gratis, mulai dari pendampingan sertifikasi halal bersama LP3H dan MUI, pameran ekonomi syariah, promosi produk UMKM unggulan, hingga berbagai pelatihan dan perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, MUI Kota Tangerang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal semakin meningkat, tidak hanya sebagai bagian dari syariat agama, tetapi juga sebagai standar mutu dan kualitas produk.
“Kami berharap masyarakat sadar bahwa halal bukan syariat sepihak, melainkan kenyamanan universal karena produk halal pasti bermutu baik dan berkah. Bagi generasi muda Kota Tangerang, tetaplah menjaga nilai spiritual di tengah modernisasi,” tutup Baijuri.
Keberhasilan Halal Fest 2026 semakin menegaskan komitmen Kota Tangerang dalam mengembangkan ekosistem industri halal yang inklusif, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan dalam keberagaman masyarakat. san

