MTM Network
Economy

Bukalapak Fokus pada Empat Pilar Bisnis, Transformasi Strategis Dongkrak Pendapatan dan Profitabilitas

foto ilustrasi dok. bukalapak

Jakarta, MTM Network – Di tengah persaingan industri digital yang semakin ketat, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mempercepat transformasi bisnisnya dengan memusatkan fokus pada segmen usaha yang dinilai memiliki jalur profitabilitas yang lebih jelas dan berkelanjutan. Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan sekaligus pencapaian laba operasional yang semakin membaik.

Sejak awal 2025, Bukalapak resmi menghentikan penjualan produk fisik melalui aplikasi dan situs webnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengkalibrasi ulang model bisnis dan memperkuat fondasi usaha melalui empat lini utama, yakni Mitra Bukalapak, Gaming, Investasi, dan Ritel.

Corporate Secretary PT Bukalapak.com Tbk, Cut Fika Lutfi, mengatakan transformasi yang dilakukan bukan sekadar perubahan model bisnis, tetapi merupakan langkah strategis untuk memastikan perusahaan tetap relevan terhadap perubahan pasar dan mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar.

“Transformasi ini mencerminkan upaya manajemen untuk memastikan bahwa setiap segmen bisnis tetap relevan dengan dinamika pasar yang terus berkembang, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih kuat,” ujar Cut Fika Lutfi.

Strategi tersebut tercermin dalam kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2025. Bukalapak mencatat pendapatan sebesar Rp6,5 triliun atau tumbuh sekitar 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,5 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan kontribusi yang semakin kuat dari seluruh lini bisnis utama perusahaan.

Momentum positif itu berlanjut pada kuartal pertama 2026. Bukalapak membukukan pendapatan Rp2,4 triliun atau meningkat 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,5 triliun. Tak hanya itu, perusahaan juga berhasil mencatatkan Adjusted EBITDA positif sebesar Rp4 miliar, berbalik dari posisi negatif Rp20 miliar pada kuartal pertama 2025.

Salah satu motor pertumbuhan utama berasal dari Mitra Bukalapak yang mengusung konsep Online-to-Offline (O2O). Melalui platform ini, Bukalapak memberdayakan warung tradisional dan agen individu dengan menyediakan berbagai layanan digital seperti pulsa, paket data, token listrik, hingga voucher game yang dapat dijual kembali kepada masyarakat.

Di sektor gaming, Bukalapak mengandalkan Multi Realm Games (MRG) yang menaungi sejumlah platform seperti Lapakgaming dan itemku. Segmen ini menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan perusahaan berkat tingginya permintaan layanan top-up digital, voucher game, serta marketplace transaksi item game yang aman dan terintegrasi.

Sementara itu, lini investasi melalui BMoney juga terus berkembang. Platform yang telah mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut kini mengelola aset kelolaan (AUM) sekitar Rp6 triliun dengan lebih dari satu juta pengguna. BMoney menawarkan berbagai instrumen investasi mulai dari reksa dana, saham, obligasi hingga emas yang ditujukan untuk memperluas inklusi keuangan masyarakat.

Melengkapi portofolionya, segmen ritel Bukalapak turut menunjukkan pertumbuhan positif dengan fokus pada produk fesyen dan gaya hidup. Melalui kerja sama dengan sejumlah merek internasional seperti ADLV, National Geographic, dan LifeWork, perusahaan optimistis sektor ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan.

Dengan model bisnis yang kini lebih terfokus, Bukalapak berupaya memperkuat daya saing dan ketahanan perusahaan di tengah perubahan lanskap digital. Transformasi yang dijalankan tidak hanya bertujuan mengejar pertumbuhan, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih sehat untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, mitra usaha, dan pelanggan. san

Related posts

PT CACS Tancap Gas Ekspansi, Targetkan Ribuan Tenaga Kerja di 2026

cms

Bank DBS Indonesia: Di Era Ketidakpastian, Insight dan Teknologi AI Jadi Kunci Pengambilan Keputusan Finansial

cms

Bekasi Gencarkan Gemar Makan Ikan Lewat Bazar Produk Olahan Perikanan, Dorong Gizi dan UMKM Lokal

cms

Leave a Comment