MTM Network
Breaking NewsNasional

Lea Simanjuntak Hadirkan “Ruang Dihatimu”, Eksplorasi Baru Setelah Puluhan Tahun Bermusik

foto dok. galih pratama

Jakarta, MTMNetwork.id – Lea Angeline Simanjuntak kembali memperluas eksplorasi musik dan visual melalui karya terbaru “Ruang Dihatimu”. Setelah dirilis di berbagai layanan musik digital pada 9 September 2026, lagu tersebut kini hadir bersama video klip dengan konsep produksi yang memadukan rekaman langsung, AI generatif, dan elemen 3D.

Video klip “Ruang Dihatimu” memperlihatkan Lea melewati berbagai lanskap visual, mulai dari padang bunga hingga gurun pasir hitam, pantai senja, dan hutan berkabut.

Karya tersebut menjadi bagian terbaru dari perjalanan Lea yang telah berlangsung sejak memulai karier profesional pada 2000. Penyanyi sopran berdarah Tapanuli itu dikenal melalui penguasaan teknik seriosa dan telah melewati berbagai panggung musik maupun teater musikal.

Sebelum merilis album perdananya, “Bangun”, pada 2003, Lea pernah menjadi penyanyi latar bagi sejumlah musisi Indonesia, termasuk Chrisye, Krisdayanti, dan Erwin Gutawa.

Perjalanan kariernya kemudian berkembang melalui tujuh album, sejumlah singel, serta penampilan di lebih dari 18 negara. Lea juga pernah berkolaborasi dengan David Foster dan meraih AMI Awards dalam kategori Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik.

Di luar musik rekaman, Lea juga aktif dalam panggung teater musikal. Sejumlah produksi yang pernah melibatkannya antara lain Musikal Laskar Pelangi, Into the Woods, dan Cek Toko Sebelah.

Kini, melalui “Ruang Dihatimu”, Lea kembali memperlihatkan sisi eksploratifnya. Video klip tersebut tidak hanya mengandalkan pengambilan gambar konvensional, tetapi memanfaatkan teknologi AI untuk membangun lingkungan visual.

Bagi Lea, lagu “Ruang Dihatimu” bercerita tentang seseorang yang berada dalam kondisi jenuh, terjebak, dan hampir putus asa. Kemudian hadir sebuah momen tak terduga yang membuatnya kembali menemukan semangat dan merasa dicintai.

Pesan tersebut juga berbicara mengenai keberanian untuk membuka hati dan menerima seseorang dalam kehidupan, sekaligus tetap menjaga ruang untuk menjadi diri sendiri.

Lea menyebut proses produksi video klip ini sebagai pengalaman unik. Salah satu bagian yang menjadi pengalaman tersendiri adalah ketika ia harus menjalani pengambilan gambar di dalam air.

Tim kreatif juga melibatkan teman-teman dari Agak Laen melalui ajakan tim Riverbrick. Bagi Lea, hubungan yang sudah terjalin membuat proses kolaborasi terasa lebih natural.

Video klip ini disutradarai Alain Goenawan bersama Calengklik atau Galih Pratama. Lea bertindak sebagai produser eksekutif dan Nur Satriatama sebagai produser.

Dalam produksinya, ekspresi, gerakan, dan sinkronisasi bibir Lea tetap berasal dari rekaman asli. Wajahnya tidak dihasilkan atau dimanipulasi oleh AI. Teknologi generatif lebih banyak digunakan untuk membantu membangun tekstur dan lingkungan visual.

Selain musik dan penampilan, Lea juga terus membangun ruang kolaborasi bagi para penyanyi melalui The Singer’s Table, wadah yang diinisiasinya untuk berbagi dan membangun jejaring antarpelaku vokal.

Melalui “Ruang Dihatimu”, Lea Simanjuntak kembali mempertemukan perjalanan panjangnya sebagai penyanyi dengan pendekatan produksi visual yang lebih eksperimental, sekaligus membawa pesan tentang harapan, cinta, dan keberanian membuka hati. san

Related posts

Wujudkan Pelayanan Sepenuh Hati, Jasaraharja Putera Dukung Konektivitas Penumpang ASDP

cms

Kolaborasi Air China-Singapore Airlines Diharapkan Dongkrak Pariwisata dan Hubungan Ekonomi Singapura-Tiongkok

cms

Tak Cukup Modal Semangat, Ini Alasan Persiapan Menjadi Kunci Sukses Menaklukkan Hyrox

cms

Leave a Comment

Baca Berita Bahasa Negara Lainnya »