Tangsel, MTM Network – Kesuksesan Rosiade Padel Tournament Series-2 tak hanya diukur dari ramainya peserta, tetapi juga dari upaya membangun ekosistem olahraga padel yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.** Turnamen yang digelar di Crown Padel, Alam Sutera, Kota Tangerang, menjadi contoh bagaimana kompetisi komunitas mampu mendorong lahirnya atlet-atlet baru sekaligus memperluas basis penggemar olahraga tersebut.
Ajang yang diinisiasi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade itu mengusung konsep terbuka dengan pendaftaran gratis. Peserta juga memperoleh berbagai fasilitas seperti sarapan, makan siang, pemeriksaan kesehatan (MCU) dari Eka Hospital, hingga kesempatan memenangkan voucher umrah dan hadiah uang tunai dengan total puluhan juta rupiah.
Andre mengatakan, konsep tersebut sengaja diterapkan agar semakin banyak masyarakat tertarik mengikuti turnamen tanpa terbebani biaya yang selama ini kerap menjadi kendala dalam olahraga baru seperti padel.
“Kami ingin olahraga ini semakin mudah diakses semua kalangan. Karena itu, peserta tidak dipungut biaya pendaftaran dan tetap mendapatkan fasilitas terbaik. Yang paling penting, mereka punya ruang untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuan,” ujar Andre.
Menurutnya, keberadaan turnamen rutin menjadi elemen penting dalam membangun prestasi. Atlet tidak cukup hanya berlatih, tetapi juga membutuhkan jam terbang melalui pertandingan yang kompetitif agar kualitas permainan terus meningkat.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, turnamen juga mempertemukan komunitas padel dari berbagai daerah. Interaksi antarpemain dinilai mampu mempercepat perkembangan teknik bermain sekaligus memperkuat jaringan pembinaan yang selama ini terus dibangun bersama Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI).
“Kalau kompetisinya semakin sering, atlet akan semakin matang. Kami ingin Rosiade Padel Tournament menjadi salah satu agenda rutin yang membantu PBPI memperkuat pembinaan atlet dari level komunitas hingga prestasi,” kata Andre.
Seiring bertambahnya jumlah lapangan padel di berbagai kota, kebutuhan akan kompetisi berkualitas juga semakin besar. Turnamen seperti Rosiade Padel Tournament dinilai menjadi jembatan antara olahraga rekreasi dengan pembinaan prestasi, sehingga pemain yang awalnya hanya menyalurkan hobi memiliki kesempatan berkembang menjadi atlet nasional.
Dengan kolaborasi antara penyelenggara, komunitas, sponsor, dan PBPI, ekosistem padel Indonesia diyakini akan tumbuh semakin kuat. Dari lapangan komunitas inilah diharapkan lahir generasi baru atlet yang mampu membawa Indonesia bersaing di ajang internasional dalam beberapa tahun mendatang. san

