Kota Tangerang, MTM Network – Perjalanan hidup yang penuh tantangan tidak menghalangi Lidwina Purwanti untuk meraih kesuksesan. Berbekal keterampilan di bidang kecantikan rambut dan semangat untuk bangkit dari masa sulit, perempuan yang akrab disapa Wina itu berhasil membesarkan Latasia Salon di Kota Tangerang dari sebuah usaha kecil di teras rumah hingga memiliki dua cabang dengan belasan karyawan.
Latasia Salon berdiri pada 2014 dalam kondisi yang sangat sederhana. Saat itu, Wina memulai usahanya hanya dengan memanfaatkan teras rumah dan perlengkapan seadanya. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk membangun bisnis yang mampu menjadi sumber penghidupan sekaligus sarana mewujudkan impiannya.
“Awalnya dari titik terendah. Saya hanya punya keterampilan di bidang rambut, lalu mencoba membuka salon kecil di teras rumah dengan dua kaca saja,” ujar Wina.
Sebelum menjadi pengusaha, Wina pernah berkarier di sektor formal dengan latar belakang digital marketing. Namun perjalanan hidup membawanya pada situasi yang sulit secara pribadi hingga berdampak pada kondisi mental dan kehidupannya. Dari titik itulah ia memutuskan kembali mengandalkan kemampuan yang dimiliki untuk membangun usaha salon secara mandiri.
Keputusan tersebut menjadi awal perubahan besar. Perlahan, usaha yang dirintisnya mulai dikenal masyarakat. Momentum pertumbuhan semakin terasa saat pandemi COVID-19 melanda. Ketika masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan aktif menggunakan media sosial, Wina memanfaatkan peluang tersebut untuk mempromosikan hasil pekerjaannya.
“Saat pandemi, banyak orang di rumah dan aktif di media sosial. Saya rutin mengunggah hasil pekerjaan, sebelum dan sesudah perawatan. Dari situ mulai banyak pelanggan datang,” jelasnya.
Strategi promosi digital itu terbukti efektif. Latasia Salon terus berkembang hingga kini memiliki dua cabang dan didukung belasan tenaga kerja. Salon tersebut juga dikenal sebagai salah satu pelopor layanan smoothing keratin di Indonesia dengan berbagai pilihan layanan perawatan rambut modern yang mengikuti perkembangan tren kecantikan.
“ Tersedia layanan hair extension no lem, no ring, no kepang, keratin smoothing, molecular, permanent blow, balayage, highlight dan treatment. Semua dikerjakan dengan produk dan mesin yang profesional, bahkan ada beberapa alat yang didatangkan khusus dari luar negeri,” kata Wina.
Untuk menjaga kualitas layanan, Wina secara rutin mengikuti berbagai pelatihan kecantikan baik di dalam maupun luar negeri. Ia telah menimba ilmu dari sejumlah negara seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, Malaysia dan beberapa negara lainnya guna memperkaya pengetahuan serta meningkatkan standar pelayanan di salon miliknya.
Menurut Wina, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kejujuran, etika bisnis, serta kemauan untuk terus belajar. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif di era digital saat ini.
“Di era sekarang, semua pelaku usaha harus aktif di media sosial. Apa yang kita kerjakan harus dibagikan agar dikenal lebih luas,” tambahnya.
Kisah Latasia Salon menjadi bukti bahwa keterpurukan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan ketekunan, keberanian mengambil keputusan, dan konsistensi dalam menjaga kualitas layanan, usaha yang bermula dari teras rumah kini tumbuh menjadi bisnis kecantikan yang dipercaya banyak pelanggan di Kota Tangerang. san

