MTM Network
Breaking NewsNasional

Tak Bedakan Polisi dan Ojol, Kapolda Metro Jaya Beri Dukungan kepada Korban yang Masih Dirawat

foto dok. pmj

Jakarta, MTMNetwork.id – Kepedulian terhadap korban luka dalam rangkaian peristiwa setelah aksi penyampaian pendapat di sekitar Gedung DPR RI ditunjukkan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri. Selasa (1/9/2026), ia mendatangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjenguk tiga korban yang masih menjalani perawatan.

Tiga korban tersebut terdiri dari dua anggota Polri dan seorang pengemudi ojek daring. Mereka masih mendapatkan perawatan setelah mengalami luka dalam rangkaian peristiwa yang terjadi pada Kamis (27/8/2026).

Setibanya di rumah sakit, Kapolda menemui para korban secara langsung. Asep berbincang dengan korban dan keluarga, menanyakan perkembangan kondisi serta proses perawatan yang tengah dilakukan tim medis.

Dua anggota Polri yang masih dirawat adalah Bripda Aslam Sarofi dari Ditsamapta Polda Metro Jaya dan Briptu Frans Adong dari Ditpolair Polda Metro Jaya.

Keduanya terluka saat menjalankan tugas pengamanan. Kondisi mereka hingga kini masih dipantau tim medis RS Polri Kramat Jati.

Sementara itu, Kapolda juga memberikan perhatian kepada Rizal, pengemudi ojol yang turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Asep menyampaikan rasa prihatin kepada Rizal dan keluarga. Ia berharap seluruh korban dapat segera melewati masa pemulihan dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami hadir untuk memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang masih menjalani perawatan. Kami berharap semuanya segera pulih, dapat kembali berkumpul bersama keluarga, dan menjalankan aktivitas seperti sediakala,” ujar Asep.

Menurut Asep, keselamatan dan pemulihan menjadi perhatian utama terhadap seluruh korban tanpa melihat latar belakangnya.

Perhatian tersebut diberikan baik kepada personel kepolisian yang mengalami luka ketika menjalankan tugas maupun masyarakat yang turut terdampak dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Kapolda juga berharap seluruh kebutuhan medis ketiga korban dapat terpenuhi selama menjalani perawatan hingga dinyatakan pulih.

Selain itu, dukungan turut diberikan kepada keluarga korban yang terus mendampingi selama proses penyembuhan.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral agar para korban tetap memiliki semangat dalam menjalani proses pemulihan. san

Related posts

DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Udara dari Pembakaran Arang Batok di Bantargebang

cms

Pengembangan Kasus Narkoba di NTB Seret Mantan Kapolres Bima Kota

redaksi Mtm

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Buka Helpdesk SPMB 2026, Permudah Orang Tua Atasi Kendala Pendaftaran

cms

Leave a Comment

Baca Berita Bahasa Negara Lainnya »